Posted by: Funny Wiranata | October 7, 2008

Pengembaraan

Pengembaraan

November 1990

 

Gurun yang membentang di hadapanku

Terlampau luas tuk kutelusuri

Terlalu gersang tuk kulalui

Hingga tak kuat kutanggung derita dahaga

Kering melanda jiwa dan raga

 

Kugapai dikau fatamorgana

Tapi kau semakin menjauh…

Hingga ku tersesat.

Dilema datang menerpa, antara kenyataan dan harapan yang maya..

Suatu saat kau ku dapat… tatkala kubuka mata …

Hanyalah pasir dan debu belaka

 

Ingin kukembali… menelusuri jalan yang tlah kulalui

Tapi hati pantang berbalik… Tujuan belum selesai

Kan kucari … dan kudapatkan oasis nan damai

Dimana kau berada?

Berapa lama lagi harus kulalui…

Kakiku terluka dan terseret di jalan yang berbatu dan berdebu.

 

Jalan masih membentang…

Hasrat tuk melintas selalu menggoda…dan membias dimata.

Tidak!   Jangan sesatkan dirimu lebih jauh lagi (kata hati menyapa)

Biarlah jalan nan panjang berliku dan berdebu kan kutelusuri

Hingga kusampai di tujuan

Kedamaian yang hakiki….

Kedamaian illahi….

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: