Posted by: Funny Wiranata | October 7, 2008

Penantian

Penantian

16 juni 1991

Di kegelapan malam….

Diiringi hembusan angin semilir…

Gemercik air serta gemersik dedaunan…

Dipayungi cakrawala semesta…

Diterangi kerlip bintang kemintang….

Ditemani cahaya rembulan…

Kurenungi kembali makna penantianku

 

Sendiri ditelan sepi….

Menanti hari-hari yang kan kulalui

Hari-hari yang penuh gejolak perasaan dan sarat dengan godaan

Hari-hari yang senantiasa berselimutkan debu-debu kehidupan

Hari-hari yang menawarkan harapan-harapan nan cemerlang

Yang menantang sang petualang…

Hari-hari yang harus kuakrabi walau tak kusukai

 

Penantian ini…

Harus kuhiasi dengan pernik-pernik kasih sayang

Yang meminta sepasang tangan ‘tuk merenda hari depan…

Yang membisiki hati ‘tuk nyanyikan lagu alam

Yang menuntun pikiran ‘tuk mencari sebuah kebenaran…

 

Ya Rabbi kekasih hati…

HambaMu menyapa dalam keraguan

Antara keingintahuan, godaan dan ketakutan

Akan sesuatu…. Yang melanda setiap insane

Sesuatu yang ‘kan berbuntut panjang….

Yang tak dapat dibandingkan dengan jalinan ekor komet alam…

Sesuatu yang rohani….

Yang merobek dan menembus serta melampaui sang jasadi….

 

Kutelusuri hari-hari yang setia menyertai langkahku

Walau dengan perasaan sepi yang mencekam

Yang melantunkan nyanyian dan tarian alam

Yang membuahkan impian dan harapan….

Akan akhir sebuah penantian yang menjelang

Menyongsong suatu masa yang kan datang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: